Feeds:
Tulisan
Komentar

Apa Arti Teman

Setiap makhluk hidup pasti butuh teman, apalagi manusia. Selain untuk berkembang biak atau memperpanjang keturunan sudah menjadi kodratnya sebagai makhluk sosial. Yaitu makhluk yang tidak bisa hidup sendiri.

Teman umumnya ada supaya manusia tidak sendiri dalam menjalani kehidupan. Menurut fungsinya teman ada beberapa tipe, antara lain sebagai berikut:

1.      Teman Senang

Ini bisa digambarkan seorang manusia yang ada saat kita bahagia, senang, untung. Tipe ini banyak kita jumpai dalam pergaulan kita. Baik itu laki-laki atau perempuan, tipe ini selalu memikirkan kebahagian dirinya sendiri.

2.      Teman Sedih

Tipe ini bisa berupa seorang istri yang setia atau seorang sahabat. Dia selalu ada saat kita sedih, bahagia atau dalam kondisi apapun. Ia akan melakukan segala yang dia bisa buat menolong kita. Teman semacan ini jarang kita temukan.

3.      Teman Sepemikiran

Dalam hal ini mempunyai banyak arti. Bisa berupa pemikiran politik, pengertian tentang sesuatu, dan pandangan hidup dsb.

4.      Teman Seagama

Tipe ini sangat jelas. Yaitu teman yang seiman dalam keyakinan. Bukan berarti dia satu pikiran tentang sesuatu diluar agama.

Apapun tipe teman kita itu. Ada baiknya untuk selalu menjalin hubungan. Karena semua tipe ini ada gunanya. Tinggal kita yang bisa memanfaatkannya.

BUKU DAN MAHASISWA

Buku merupakan salah satu kebutuhan mahasiswa. Tetapi kenyataannya banyak mahasiswa yang tidak memiliki buku. Kata mereka mending tidak usah memiliki buku kalau cuma sebagai pajangan. Lagian harga buku mahal, sulit buat kantong kami yang isinya tidak tebal. Memang harus diakui soal harga menjadi salah satu faktor mahasiswa tidak punya buku. Sudah mau fotokopi saja itu sudah bagus.

Terlepas persoalan harga, pada masa sekarang banyak beasiswa bagi mahasiswa. Baik itu beasiswa prestasi maupun tidak mampu. Lalu uang beasiswa itu buat apa bagi sebagian besar mahasiswa. Para mahasiswa penerima beasiswa umumnya menggunakan uang tersebut buat beli ini itu. Yang paling banyak buat menunjang penampilan fisik, mulai sepatu, celana, dan pakaian. Sedangkan beli buku bila hanya disuruh dosen (wajib beli), bila tidak wajib tidak dibeli.

Apakah mahasiswa suka membaca? Jawabnya bisa ya atau tidak. Sebab ada mahasiswa yang mengerti hanya dengan ceramah dosen, tetapi itu hanya 1 diantara 10 – 15 orang mahasiswa, salah satu teknik belajar mahasiswa selain mencatat dan ceramah dari dosen adalah membaca buku ”refren”. Dengan membaca kita akan mendapat tambahan kosa-kata, pengertian, konsep. Dalam kuliah dosen sering menyebutkan pemikiran, istilah, konsep tertentu tanpa  menjelaskannya. Disini buku menjadi berguna, dalam buku ”refren” kata-kata dosen yang kurang kita mengerti atau malah baru pertama kali mendengar. Kata tersebut dijabarkan sedemikian detilnya.

Punya buku tapi tidak dibaca. Itu merupakan anggapan yang salah dari mahasiswa. Logikanya bagaimana mau membaca punya buku saja tidak. Kalau punya buku, sedikit atau banyak akan terbaca saat waktu kosong atau waktu akan tidur. Bahkan mahasiswa terpaksa perlu membaca untuk membuat catatan kecil (kripian) untuk middle atau final. Itu gunanya punya buku pasti bermanfaat.

Kesadaran membeli buku merupakan hal tersulit yang dialami mahasiswa. Apalagi kalau harga tersebut mahal, hal pertama yang pemikirannya adalah uang sebesar ini kalau dibelikan keperluan makan bisa cukup 2 bulan. Lain lagi dengan orang yang suka belanja (shoping) hal ini tentunya didominasi mahasiswi. Masa teknologi sekarang telepon genggam menjadi kebutuhan. Menurut penelitian dosen mahasiswa lebih suka membeli pulsa daripada buku. Perlu diingat yang namanya mahasiswa adalah orang yang belajar. Mulai belajar hidup sendiri, belajar mencari uang sendiri, dan belajar hidup susah.

PENTINGNYA PENDIDIKAN DALAM PENBANGUNAN NASIONAL

Hadirnya Kebangkitan Nasional tidak terlepas dari peranan penjajahan Belanda. Yang telah menguras kekayaan alam di nusantara ini. Kebangkitan Nasional timbul akibat dari adanya pendidikan yang dilakukan pemerintahan penjajah. Ini dilakukan akibat adanya tekanan dari dalam negara Belanda tersebut kelompok Humanisme dan Sosialisme. Pihak tersebut berpendapat sepantasnya berterima kasih kepada rakyat jajahan atas jasanya kepada pemerintahan (politik etis) dicetuskan oleh Van de Bosh. Akan tetapi dibalik politik tersebut masih ada kepentingan pemerintah kolonial, seperti pendidikan. Sebenarnya tujuan untuk menjadikan pegawai rendahan kolonial dan hanya untuk orang-orang tertentu/kalangan atas. Dan ternyata harapan pemerintah kolonial lain dengan kenyataan, kini Indonesia telah merdeka.

Pada masa kini hampir di seluruh dunia telah timbul pemikiran baru terhadap status pendidikan, pengetahuan diterima dan dihayati sebagai kekayaan yang sangat berharga dan benar-benar produktif, sebab pekerjaan produktif pada masa kini adalah pekerjaan yang didasarkan pada akal, bukan pada tangan. Pembentukan orang-orang terdidik karena merupakan pembentukan modal yang paling penting, sebab jumlah, mutu dan terutama pemanfaatnya adalah petunjuk yang paling berarti. Itulah sebabnya hampir di semua negara pada abad ke-20 ini membuat pendidikan sebagai perhatian. Dapat dilihat pada negara kita ini telah diatur tentang APBN dan APBD 30% untuk pendidikan.

Sebab manusia merupakan faktor produksi yang sangat menentukan dalam usaha pembangunan, manusia merupakan agent of development. Karena investasi dalam faktor manusia merupakan suatu keharusan. Mencapai hal itu diperlukan suatu sarana, sarana itu adalah pendidikan. Setiap negara kalau mau maju dan berkembang haruslah membuat supaya pendidikan itu efektif. Pendidikan harus mampu berfungsi mengubah mental yang kolot dan mampu menggalakan inovasi dan mempengaruhi secara kreatif pola dan perilaku masyarakat. Jika suatu bangsa tidak mampu mengembangkan sumber-sumber manusianya, negara itu tidak akan dapat membangun negaranya. Karena itu pengembangan dan pembangunan sumber daya manusia merupakan salah satu syarat penting bagi pembangunan,

Pada negara-negara bekas jajahan, selama dalam belenggu penjajahan hampir semua lapangan kehidupan disesuaikan dengan dan didasarkan pada kepentingan penjajah. Sekolah-sekolah diselenggarakan untuk mempersiapkan penduduk negeri bekerja sebagai juru tulis dan pegawai rendahan. Sesuai dengan keinginan penjajah untuk membuat negara jajahan tetap sebagai penyangga kehidupan dan pembangunan negaranya, maka diusahakan supaya tidak ada keinginan atau dihalangi keinginan untuk merdeka.

Sesudah memperoleh kemerdekaan, pemerintahan negara-negara sedang berkembang ingin memajukan bangsa dan negaranya, termasuk bidang pendidikannya. Namun terbatas karena kemampuan tenaga dan biaya, perhatian utama hanya diberikan pada pembangunan ekonomi. Akibatnya walaupun mereka telah memperoleh kemerdekaan, kurikulum, dan sistem pendidikan yang lama masih tetap berlangsung, maksimal hanya ada perubahan kecil.

Pada sekarang pendidikan yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara belumlah tercapai. Masih banyak anak-anak yang belum mendapat pendidikan dasar, banyak hal yang mendukung masalah ini. Mulai dari masalah ekonomi sampai soal kesadaran tentang pentingnya pendidikan. Mahal biaya pendidikan menjadikan orang-orang yang tidak mampu tidak bisa sekolah. Mahal biaya dapat diatasi dengan diadakan pendidikan gratis yang telah ditetapkan dibeberapa kabupaten.

Meskipun ada sisi positif dan negatifnya dengan diadakan pendidikan gratis ini. Sisi positif yang orang-orang kelas menengah kebawah bisa ikut sekolah sampai tingkat atas. Sisi negatif dari pendidikan gratis ini anak-anak sekolah dengan mudahnya bolos dalam belajar dengan keluyuran dijalan raya. Setiap kebijakan itu harus ada mengatur agar dapat berjalan sesuai rencana.

Lain lagi dengan kesadaran akan pentingnya pendidikan, pada daerah tertentu misalnya di daerah pinggiran pantai atau pegunungan. Para orang tua lebih suka anaknya bekerja membantu mereka, karena hasilnya akan langsung didapat secara nyata. Sedangkan kalau sekolah hanya mengeluarkan biaya dan memakan waktu lama untuk memperoleh hasilnya. Hanya orang-orang tua yang mengerti akan penting pendidikan dengan senang hati menyuruh anaknya sekolah.

Pada masalah ini guru harus berperan aktif dalam menyadarkan masyarakat yang belum mengerti akan pentingnya pendidikan. Pendidikan adalah untuk masa depan dalam menbangun negara dan mencapai tujuan yang diinginkan oleh para perintis kemerdekaan, yaitu untuk mencapai kesejahteraan seluruh masyarakat dan rakyat Indonesia.

RINDU DANDAMAN

Kakamban sulam… kakamban sulam… hai sari gading…

Asap pelita… asap pelita… ditengah malam…

Siang wan malam… siang wan malam… kada taguring…

Maganang kaka… maganang kaka… nang tulak madam…

Siang wan malam… siang wan malam… kada taguring…

Maganang kaka… maganang kaka… nang tulak madam…

Limau purut hai sayang buah timpiring…

Batang pisang hai sayang ambil gadangnya…

Ungut-ungut hai sayang bapadah garing…

Hati rindam hai sayang ngalih obatnya…

Sirap kahayan… sirap kahayan… warnanya lasam…

Kayu sulaman… kayu sulaman… baikat banar…

Kaka marasa… kaka marasa… nang karindangan…

Rindu dandaman…rindu dandaman… banua orang…

Kaka marasa… kaka marasa… nang karindangan…

Rindu dandaman…rindu dandaman… banua orang…

Limau purut hai sayang buah timpiring…

Batang pisang hai sayang ambil gadangnya…

Ungut-ungut hai sayang bapadah garing…

Hati rindam hai sayang ngalih obatnya…

Belang kasua… belang kasua… jangan di putik…

Buah binalun… buah binalun… hijau wan habang…

Pabila jua… pabila jua… kaka pang bulik…

Lawas pang ulun… lawas pang ulun…hadang mahadang…

Pabila jua… pabila jua… kaka pang bulik…

Lawas pang ulun… lawas pang ulun…hadang mahadang…

Limau purut hai sayang buah timpiring…

Batang pisang hai sayang ambil gadangnya…

Ungut-ungut hai sayang bapadah garing…

Hati rindam hai sayang ngalih obatnya…

Bigi katumbar… bigi katumbar… wan bigi sarai…

Sambal di pirik… sambal di pirik…di atas anai…

Harap basabar… harap basabar… adding mahadang…

Bila ku bulik…bila ku bulik… langsung badatang…

Harap basabar… harap basabar… adding mahadang…

Bila ku bulik…bila ku bulik… langsung badatang…

Limau purut hai sayang buah timpiring…

Batang pisang hai sayang ambil gadangnya…

Ungut-ungut hai sayang bapadah garing…

Hati rindam hai sayang ngalih obatnya…

HIMASINDO FKIP

Himasindo (Himpunan Mahasiswa Seni Indonesia) adalah organisasi kegiatan mahasiswa yang bergerak dalam bidang seni. Latar belakang berdirinya organisasi ini sebagai wadah untuk mahasiswa yang mempunyai minat dalam bidang seni teater. Organisasi mahasiswa ini didirikan oleh para dosen Bahasa Indonesia sekitar awal tahun 90 an. Himasindo pada masa pendirian dikhususkan untuk prodi Bahasa Indonesia dan Daerah. Pada perkembangan sekarang, organisasi ini bukan milik jurusan tertentu tetapi sudah diambil alih oleh fakultas, sehingga mahasiswa yang mempunyai minat dalam bidang seni teater dapat menjadi anggota.

Untuk menjadi anggota himasindo tidak begitu susah, hanya diperlukan keberanian tampil dimuka umum dalam berteater. Untuk mencari keanggotaan yang baru himasindo mempunyai dua cara :

· Pengumuman

Seperti lembaga-lembaga organisasi lainnya, bila mereka memerlukan keanggotaan yang baru. Mereka mengadakan mengadakan penerimaan anggota yang baru yaitu dengan menempelkan selebaran yang ditempel di mading kampus. Menurut mereka cara seperti ini tidak banyak mendapat anggota.

· Rekrutmen

Di sini para anggota yang lama, secara perorangan mengajak angkatan bawah di jurusan mereka yang dianggap cocok untuk bergabung. Cara seperti lebih banyak mendapat anggota yang baru. Yang nantinya akan menggantikan anggota-anggota lama yang akan lulus kuliah, begitu seterusnya sistem seperti ini akan terus berlanjut. Himasindo anggota tidak hanya dari kalangan mahasiswa juga alumni dari kampus ikut menjadi anggota. Para alumni lebih banyak membantu dalam bidang pengarahan dan pelatihan dalam setiap ada kegiatan.

Kegiatan latihan yang dilakukan himasindo tidak pernah dalam kampus karena mereka selalu mengadakan latihan di gedung taman budaya. Himasindo sering di undang untuk mengisi acara seni teater yang diadakan oleh lembaga tertentu atau ikut dalam lomba teater. Kalau ada acara di fakultas, mereka mengundang pihak kesenian dari fakultas maupun univesitas lain serta kesenian masyarakat untuk tampil mengisi kegiatan.

Yang menjadi masalah semua organisasi kegiatan mahasiswa yang ada FKIP, tidak hanya himasindo adalah masalah ruangan dan peralatan. Semua organisasi mahasiwa FKIP ruangannya sudah diambil alih menjadi gudang oleh fakultas. Padahal ruangan bagi sebuah organisasi mahasiswa penting, karena bisa digunakan sebagai tempat rapat untuk merencanakan kegiatan, supaya orang-orang yang ingin mendaftar atau ingin sekedar ingin tahu tentang himasindo ini mudah menghubungi, dan sebagai tempat menyimpan alat-alat yang dimiliki.

Dalam pendanaan himasindo tidak mempunyai pemasukan untuk tiap bulannya. Mereka akan mendapat dana bila mengajukan proposal untuk mengadakan kegiatan. Tetapi lebih baik kalau setiap organisasi kegiatan mahasiswa yang ada di setiap fakultas mendapat dana tiap jangka waktu tertentu, misalnya tiap per bulan atau per semester yang bisa disimpan sebagai kas. Sehingga kalau ingin mengadakan acara atau kegiatan tidak perlu mengajukan proposal lagi, cukup menggunakan kas yang ada.

Fakultas seharusnya peduli dalam setiap organisasi yang dibentuk mahasiswa, baik dalam pengadaan ruangan sekretariat, pendanaan, peralatan serta fasilitasnya. Tiap kegiatan yang dilakukan mahasiswa pasti ada manfaatnya, baik bagi fakultas, univesitas, masyarakat, serta mahasiswa itu sendiri.

RUANG MULTIMEDIA FKIP

Kalau berbicara masalah ruangan multimedia, mungkin ini adalah satu ruangan yang paling diminati mahasiswa FKIP. Di dalam Ruang Multimedia ini paling banyak mahasiswanya selain sebagai tempat ruang kuliah anak bahasa Indonesia juga tempat perpustakaan anak bahasa. Dari pengamatan, peralatan ruang multimedia sangat kurang untuk FKIP ini. Di sana hanya terdapat 11 buah computer yang dapat digunakan, sedangkan mahasiswa yang ada di fakultas ini lebih dari 5000 orang. Memang ruangan ini diperuntukan untuk mahasiswa bahasa baik anak bahasa Inggris dan anak bahasa Indonesia, tapi bukan berarti mahasiswa lain tidak memakainya. Mereka juga bayar uang kuliah, jadi semua fasiltas kampus adalah milik mahasiswa.

Kenapa mahasiswa memerlukan ruangan ini, ruangan multimedia menyediakan layanan internet gratis. Bagi mereka yang nama gratis pasti sangat membantu apalagi buat mahasiswa yang yang berkantong pas-pasan. Lebih baik uang buat biaya ke warnet ditabung atau digunakan untuk hal yang lebih baik misalnya membeli buku penunjang kuliah. Ruangan ini juga merupakan salah satu bagian dari tujuan pendidikan FKIP yaitu tentang mahasiswa yang memiliki pengetahuan dan teknologi. Idealnya tiap jurusan memiliki layanan multimedia yang bisa mendukung kemampuan mahasiswa dalam berteknologi dan mengembangkan pengetahuan sesuai jurusannya.

Ruangan multimedia dikampus FKIP ada dua yang pertama pada fakultas MIPA, tapi disini ditarik bayaran. Mungkin inilah yang menyebabkan mahasiswa malas pergi ke multimedia di ruangan MIPA. Yang kedua multimedia milik bahasa, inilah kita bicarakan, mulai dari ruangannya, fasilitasnya, manfaatnya dan penyalahgunaannya. Menurut sejarahnya multimedia ini berdiri karena dipelopori oleh salah satu dosen sejarah, karena ingin mendukung program visi dan misi dari FKIP.

Soal ruangan seperti disebutkan diatas multimedia berfungsi ganda, mulai dari tempat kegiatan kuliah anak bahasa, tempat perpustakaan, tempat internet ria. Tdak tahu kenapa jadi multimedia fungsinya jadi seperti namanya. Mungkin untuk menunjang kemampuan teknologi dan jaringan anak bahasa Indonesia. Kalau kegiatan kuliah sedang berlangsung kita boleh saja masuk dan memakai sarana internet asal jangan ribut dan mengganggu kuliah yang sedang berlangsung. Baiknya tempat kuliah dan ruangan multimedia harus dipisahkan dan diberikan ruangan khusus supaya fasilitas peralatan komputernya dapat ditambah.

Manfaatnya ruangan ini tentunya sebagai tempat internet gratis dan tempat mencari ilmu untuk menunjang pendidikan masing-masing. Yang namanya fasilitas pasti ada penggunaannya dan penyalahan fungsinya. Menurut pengamatan penulis sekitar 60% pengguna multimedia tidak memanfaatkannya sesuai penunjang prodinya. Kebanyakan mereka suka mendown-load situs-situs yang tidak begitu penting dalam waktu yang lama, seperti Friendters, Youtube, game serta lainnya. Mereka yang mendown-load hal semacam ini biasa tak suka diganggu oleh mereka yang ingin memakai untuk kepentingan kuliah. Saya pernah mengalaminya, padahal waktu mau meminjam sebentar untuk mengirim tugas kalau dihitung dengan waktu tidak sampai dari 10 menit. Itu pun ditolak dengan alasan sedang mendown-load sesuatu.

ALAHAI SAYANG

Itam-itam marintam buahnya manis…itam-itam maritam buahnya manis…

Mulai bakambang luruh sakaki…mulai bakambang luruh sakaki…

Ahai…alahai sayang…ahai…alahai sayang…

Biar hirang lamunnya ku pandang manis…biar hirang lamunnya ku pandang manis…

Sakali ku pandang…cocok di hati…sakali ku pandang… cocok di hati…

Ahai…alahai sayang…ahai…alahai sayang…

Itam-itam tampuknya tampuk palawi…itam-itam tampuknya tampuk palawi…

Batanglah kamuning luruh kambangnya…batanglah kamuning luruh kambangnya…

Ahai…alahai sayang…ahai…alahai sayang…

Biar hirangnya manis tapi panggawi…biar hirangnya manis tapi panggawi…

Awak putih kuning apa gunanya…awak putih kuning apa gunanya…

Ahai…alahai sayang…ahai…alahai sayang…

Anak lalak ya guring-guring bagantung…anak lalak ya guring-guring bagantung…

Anak-anak warik manyanyi akan… anak-anak warik manyanyi akan…

Ahai…alahai sayang…ahai…alahai sayang…

Kada harat rupanya lamun bauntung…kada harat rupanya lamun bauntung…

Kalakuan baik lagi baiman…kalakuan baik lagi baiman…

Ahai…alahai sayang…ahai…alahai sayang…

HALIN

Banaik pinang si bungas langkar… banaik pinang…

Batis bakait jangan dibasuh di banyu karuh…di banyu karuh…

Lamun taganang si bungas langkar…lamun taganang…

Wayah baulir banyunya mata kada taduh…kada taduh…

Basaksi marangkai janji…badapat batamu sudah batali…

Umay padihnya kada badaya…badan ku…*

Basaksi marangkai janji…badapat batamu sudah batali…

Tinggal basarah lawan nang kuasa…Ilahi…Rabbi…

Daun mingkudu si bungas langkar…daun mingkudu…

Kembanglah rampai jangan di ikat… di buncu kain…di buncu kain…

Halinlah jodoh si bungas langkar…halinlah jodoh…

Baluman sampai taniat hati kada kalain…kada kalain… kembali *

Kada kalain… kada kalain…

NANANG GALUH

Diang Galuh Banjar…umay langkarnya aduh bungasnya…

Rambut kariting maikal mayang…matanya bulat mabintang siang…

Pipinya licin… nang kaya pauh di layang…

Diang Galuh Banjar…pinggangnya ramping aduhai sakacak malam…

Nang kaya Putri Junjung Buih… nang hanyar turun matan kayangan…

Kadada duanya… sayang kadada tandingnya…

Apalagi lamun ading sayang…nang badandam kada alang-alang…

Banyak si nanang hati karindangan…maigut jarigi kada karasaan…

Apalagi lamun ading sayang…nang badandam kada alang-alang…

Banyak si nanang hati karinyuman…maigut jarigi sampai badarahan…

Diang Galuh Banjar… nang aku ganang siang wan malam…

Diang Galuh Banjar…pinggangnya ramping aduhai sakacak malam…

Nang kaya Putri Junjung Buih… nang hanyar turun matan kayangan…

Kadada duanya… sayang kadada tandingnya…

Apalagi lamun ading sayang…nang badandam kada alang-alang…

Banyak si nanang hati karindangan…maigut jarigi kada karasaan…

Apalagi lamun ading sayang…nang badandam kada alang-alang…

Banyak si nanang hati karinyuman…maigut jarigi sampai badarahan…

(Apalagi lamun kaka sayang… yang baasih kada alang-alang…

Banyak si galuh hati karindangan… maigut jarigi kada karasaan…

Apalagi lamun kaka saying… yang baasih kada alang-alang…

Banyak si galuh hati karinyuman… manyasah pian sampai kagilaan…)

BERI AKU SENYUM

Sejak kita berbicara saat itu, sudah tidak pernah aku melihat senyum kamu. Sampai sekarang aku hanya bisa memandangmu. Sebenarnya aku ingin menyapa lebih dulu seperti yang kau katakan pada teman kamu, yang juga teman aku. Tapi aku gengsi saja duluan kalau menyapa dulu, apalagi kalau dilihat muka kamu itu cemberut terus. Sadar atau tidak sejak kita sama-sama menunggu. Rutinitas pertemuan kita sangat sering, bahkan pernah duduk bersampingan, berhadapan, saling membelakangi. Kata teman aku, kita ini terlalu sombong untuk saling mengalah. Entah berapa ini akan berlangsung, mudah-mudahan es yang ada padamu maupun yang ada padaku mencair. Jujur saja aku sudah bosan dengan keadaan ini. Aku ingin ajak kamu seperti dulu lagi jalan bareng, bisa ke rumah kamu lagi, kalau ketemu tidak ada beban. Tapi pasti kamu tidak mau karena takut rasa yang ada padaku muncul lagi. Kalau masalah itu, aku hanya bisa menguranginya tidak bisa menghilangkannya. Paling bisa aku hanya mampu menyimpannya dalam sekecil-kecilnya dalam hati. Aku ingin kamu tahu betapa sangat mencintai kamu. Selalu ingin membantumu dan menjagamu meskipun hanya sekecil debu. Selama kita bersama apa aku pernah membuatmu kecewa, marah, maupun merasa tidak nyaman. Kalau aku pernah, dengan serendah hati aku minta maaf. Walaupun sekarang kamu itu telah menjadi miliknya, entah siapa. Tapi semua itu tak penting, biar kamu memilihnya bukan diriku yang tidak sempurna dibanding dirinya. Bagiku asal kamu bahagia dengan pilihamu itu aku sudah senang. Sekarang yang aku inginkan hanya senyummu tersungging saat kita bertemu, paling tidak tundukan dagumu yang indah itu. Mudah-mudahan kamu rela melakukan untukku?

« Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »