Menulis Manusia Prasejarah

Juni 6, 2008 at 2:40 am (Komentar Ewa)

Ass… Ewa

Manusia pra sejarah adalah orang yang banyak omong, tanpa bukti tulisan. Masih bagus pembicaraan mempunyai bobot dan bisa dipertanggungjawabkan. Kebanyakan orang yang pandai bicara hanya tong kosong isinya tidak ada. Lebih baik buktikan kemampuan dengan menulis.

Menulis dan membaca merupakan ciri manusia sejarah. Untuk mempunyai kemampuan menulis yang baik kita harus banyak membaca. Membaca akan menambah pengetahuan kosakata. Hasilnya tulisan kita akan lebih enak dan nyaman dibaca.

3 Komentar

  1. rumadi berkata,

    Juni 14, 2008 pada 4:26 am

    kayapa kayu manis karing juakah sudah,musim ujan dingsanakai.
    hakunailo jadi katua BEM……..kami atas nama angkatan 2006 membaiat sito sebagai katua BEM HAAAAAAAAAA.

  2. Mini Febrianti berkata,

    Juni 27, 2008 pada 3:28 am

    wajar saja manusia prasejarah tidak pernah nulis wong dia aja belum tahu tulisan. saat manusia memasuki zaman sejarah baru manusia dikenal sudah memiliki kemampuan unuk menulis. yang pertama kita ketahui tulisan dari abad ke-4 yakni prasasti kutai. tapi ada masa itu mereka yang menulis dan bisa membaca hanya orang-orang tertentu yang berada di kelas-kelas atas.

  3. juwita sari berkata,

    Juni 27, 2008 pada 4:14 am

    menurut saya malah lebih baik manusia prasejarah daripada manusia sejarah, soale manusia prasejarah walaupunbelum mengenal tulisan mereka tetap saja berusaha untuk meninggalkan jejak keberadaan mereka , misalnya dengan minggalkan tanda2 di dinding goa. tapi kita yang hidup di jaman yang mengenal tulisan malah malas menulis, kalu begini caranya apa yang kita tinggalkan untuk anak cucu kita, bagaimana mereka tau keberadaan kita , jangan2 ntar kita cuma di anggap dongeng he…..

Tulis sebuah Komentar